BerandaBisnisWanita Tangguh, Demi Keluarga dan Berobat Suami, Rela Banting Tulang Jadi Juru...

Wanita Tangguh, Demi Keluarga dan Berobat Suami, Rela Banting Tulang Jadi Juru Parkir.

- Advertisement -spot_img

Wanita Tangguh, Demi Keluarga dan Berobat Suami Rela Banting Tulang

BEnews.co.id, Tanjung Pinang- Yanti (50thn) warga KM 12 arah Kijang harus banting tulang jadi tukang parkir, tak jarang Ia harus banting tulang untuk membiayai kehidupan sehari hari keluarganya.

IMG 20210208 154223
Peran juru parkir bukan hanya tentang uang recehan, Kenderaan tertata rapi, dan terhindar dari kecelakaan saat hendak bergerak, bahkan dari ulah usil para penguntit Kenderaan. Juru parkir teramat berjasa mengamankan Kenderaan yg diparkir pemiliknya.

Paras wajah wanita paruh baya ini, sudah tak lagi muda. Kerutan-kerutan di wajahnya menjadi pertanda bahwa usianya sudah memasuki masa senja.Tapi semangat luar biasa, rela berjemur terik, dan berlarian kecil, ketika kendaraan hendak meninggalkan parkirnya.

BACA JUGA:  Ahmad Surya Resmi Dilantik Sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Batam

Seharusnya, ia bisa menikmati masa senja dengan bersantai di rumah. Namun apa apa daya kebutuhan sehari hari memaksanya untuk tetap berjuang, suami tercinta, sudah tidak berdaya, lama sakit-sakitan berdiam dirumah.

Pekerjaan yang digelutinya tergolong keras, sebagai juru parkir, yang jarang menjadi pilihan bagi wanita seperti dirinya.

Didepan Toko baju Public Dept Store, KM 9 Tanjungpinang, ia sibuk mengatur motor dan mobil .

BACA JUGA:  Dibangun 2019,Toilet Kota Rebah Istana Kota Lama Digembok dan Tidak Difungsikan.

Meski begitu, ia tetap bersabar dan selalu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Menjaga dan menata motor atau mobil, agar terparkir dengan baik, dan terhindar dari aksi pencurian dan pembobolan kenderaan ditempatnya bekerja.

Layaknya jukir, ia harus menata motor-motor yang parkir di tempat pengawasannya. Motor yang kurang rapi ditatanya.

Yanti dipaksa keadaan untuk terjun menjadi juru parkir, profesi yang selama ini digeluti suaminya.

BACA JUGA:  Pembongkaran Pasar Induk Jodoh disaat PPKM level 4 di Batam, Seorang Warga Meninggal Ditempat.

“Jadi juru parkir, menggantikan Suami yang sering sakit sakitan, jadi kami banting tulang pengganti suami saya,” ucapnya kepada media ini, (8/2/2021).

Diusianya yang sudah senja, tak banyak pilihan pekerjaan untuk memberinya pilihan, menjadi juru parkir, pengganti suami, untuk memastikan dapur dirumahnya tetap bisa ngepul, dan bisa bertahan dalam kondisi Pandemi covid-19 yang belum diketahui entah sampai kapan.(M.HOLUL)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here