Peningkatan Jalan Arteri Gajah Mada Solusi Mengatasi Kemacetan Menuju Kawasan Industry Sekupang

BEnews.co.id, BATAM – Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam ( BP Batam) Merespon arahan Presiden Jokowi untuk membangun fasilitas memadai menuju kawasan Industry Batam.

Pekerjaan Peningkatan jalan Arteri Gajah Mada tiban-sekupang Batam . (Photo : Istimewa)

Jalan Arteri Gajah Mada menuju Sekupang, menjadi salah satu prioritas dikerjakan guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi.

BP Batam melalui Direktorat Infrastruktur kawasan BP Batam, berdasarkan nomor kontrak : 5127 CBC 001 051 A/230/SPJ /PPK-PNBP DAN RM 5127, ( CBC,CDC, RBC) TA 2021/04/2021, Pelaksana proyek PT.BINA RIAU SEJAHTERA, dengan Konsultan Pengawas CV.VITEC PRATAMA CONSULTANT dengan lama pengerjaan 240 hari kelender, nilai Kontrak Rp.29.197.757.000;00 sedang menggesa pengerjaan Tahap I Peningkatan Jalan Arteri Gajah Mada.

Pekerjaan pemotongan Bukit peningkatan jalan arteri Gajah Mada Tiban-sekupang (dokumen : BN)

Pemotongan bukit dan Penimbunan jurang disisi jalan dengan menggunakan alat-alat berat diharapkan selesai tepat waktu, karena begitu pentingnya peningkatan akses jalan yang selama ini menjadi langganan macet dipagi hari saat jam berangkat kerja, dan sore disaat waktu pulang kerja.
” Dengan adanya proyek pelebaran jalan dan peningkatan jumlah jalur dijalan Gajah Mada menjadi harapan dari pengguna jalan yang selama ini sering terjebak macet disaat jam sibuk,” kata Ilham seorang warga yang mengaku sering menggunakan akses jalan tersebut, berangkat dan pulang kerja.

BACA JUGA:  Perbaikan Kebocoran pipa diameter 600 mm di median jalan Seberang Jalan Rusun Muka Kuning telah Selesai
Photo : dokumen BP Batam /Ghazali bersama Kepala BP Batam .HM.Rudi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Jalan Arteri Gajah Mada Tahap I, Bapak Ghazali, ketika dimintai komentarnya menjawab pendek.
” Kita upayakan Proyek peningkatan jalan ini selesai tepat waktu dengan dukungan semua pihak, hal ini seperti harapan pimpinan untuk menunjang kelancaran usaha dan Investasi dari dan ke kawasan Sekupang, yang juga merupakan pintu masuk ke Indonesia dengan letak Pelabuhan laut Internasional,” pungkasnya.

Diterangkan Ghazali, Pekerjaan Peningkatan jalan arteri Gajah Mada Tiban-Sekupang, diharapkan mampu mendukung dan memperlancar laju pertumbuhan ekonomi, khususnya Industry di kota Batam, pasca Pandemi Covid-19 yang hingga kini masih menjadi pusat perhatian penanganannya.

“Ya kita doakan sama-sama segera berakhir (covid…red) sehingga kedepannya, dengan peningkatan jalan Arteri ini memberi manfaat bagi masyarakat Batam khususnya dan penunjang bangkitkan industry dan usaha yang semua mengalami imbas,” tutupnya.

BACA JUGA:  Mantan Kadis DPMPTSP Kota Tanjungpinang, Bantah Izin Gelper Rp 80 Juta.

Tahun 2021 Fokus Pengembangan Infrastruktur

Pembangunan infrastruktur di Batam terus dipercepat. Diantara sejumlah proyek strategis nasional diantaranya perbaikan dermaga Pelabuhan Batu Ampar dan pelebaran jalan yang ditarget selesai dalam kurun enam bulan.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Dimana proses pelebaran jalan ini dibuka dengan akses dari Pelabuhan Bongkar muat menuju Batam Center. Selanjutnya jalan yang berada di pinggir pantai (Ocarina,) ini menuju kawasan Bengkong Sadai.

Lebih lanjut kata Rudi, BP Batam sudah menyiapkan anggaran dan perencanaan untuk melakukan pembangunan dan dirinya akan meninjau sejauh mana pelaksanaannya. “Dan saya ingin pastikan pembangunannya bisa betul-betul mendekati sempurna,” kata Rudi saat itu.

Selanjutnya di pelabuhan Batu Ampar, nantinya akan dibuat sebagai pelabuhan yang memiliki standar Internasional. Untuk itu, jalan dan akses keluar dan masuknya harus diperbaikin terlebih dahulu, sambil menunggu pembangunan pelabuhan itu sendiri.

Selain itu, Rudi juga mengatakan pihaknya juga menggesa pembangunan terusan jalan pelabuhan ke kawasan Industri Kota Batam mulai Jalan Yos Sudarso, Batuampar hingga Nongsa dan Kawasan Marina.

BACA JUGA:  Latih Asesor Wartawan, BNSP RI Larang DP Sertifikasi Wartawan

Jalan tersebut rencana akan dibangun lima lajur di setiap jalurnya. Pembangunan jalan di kawasan tersebut, kata dia, sebagai pelancar akses keluar masuk kendaraan menuju dan dari Pelabuhan Batuampar.

“Untuk saat ini kita tambah satu lajur dulu, tapi sudah sekalian disiapkan untuk dibangun lima lajur,” katanya menjelaskan.

Rudi mengaku pembangunan infrastruktur jalan di kawasan tersebut sebagai pendukung menjadikan Pelabuhan Batuampar sebagai Pelabuhan Internasional khusus bongkar muat peti kemas.

Selain itu untuk pusat kota Muhammad Rudi, mengatakan akan dibangun jalur pesepeda dari Bundaran Madani hingga Jembatan Bengkong Sadai. Jalan yang berada di Pasir Putih dan juga akan dilengkapi jalur pesepeda.

“Untuk jalur sepeda, kita bangun sepanjang jalan dengan lebar 2 meter, jalan utama dibangun lima lajur, ruang terbuka hijau 1,5 meter, pedestrian 2 meter di masing-masing jalur, serta median jalan 3 meter,” ujarnya.

Kemudian Rudi berharap, dengan penataan jalan tersebut pembangunan Batam makin cepat dan masyarakat makin nyaman berkendara.

“Yang terpenting estetika Kota Batam makin memesona. Dan bisa menunjang Batam sebagai kota pariwisata,” kata Rudi.
Selain peningkatan jalan arteri Gajah Mada, saat ini pelebaran jalan menuju Barelang juga sedang dikerjakan dengan serius. Bahkan relokasi pedagang kios dan warga yang selama ini berada dibahu jalan telah berhasil dipindahkan dengan pendekatan persuasif. (Red/BN)