BerandaBelakang padangPolairud Polresta Barelang Gagalkan Pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia, Tekong Berusaha Kabur.

Polairud Polresta Barelang Gagalkan Pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia, Tekong Berusaha Kabur.

- Advertisement -spot_img
Polresta Barelang | BENEWS.co.id – Sat Polairud Polresta Barelang yang di pimpin oleh Kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK mengungkap tindak pidana penempatan pekerja Migran Indonesia Illegal Tujuan Malaysia, didampingi Kanit Gakkum Sat Polair Polresta Barelang AKP Suko Wibowo, SH, Kasi,Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH bertempat di Mako Polairud Polresta Barelang. Senin (22/11/2021)

Pelaku yang di amankan berinisial RM (18 Tahun) sebagai Tekong Boat, yang di tangkap saat menuju Malaysia di Perairan Belakang Padang – Kota Batam pada hari Jumat (19/11/2021)

Polairud Polresta Barelang Gagalkan Pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia, Tekong Berusaha Kabur.
Kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK mengungkap tindak pidana penempatan pekerja Migran Indonesia Illegal Tujuan Malaysia, didampingi Kanit Gakkum Sat Polair Polresta Barelang AKP Suko Wibowo, SH, Kasi,Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH bertempat di Mako Polairud Polresta Barelang. Senin (22/11/2021)

Berawal Pada hari kamis (18/11/2021) sekira Pukul 20.30 wib Unit Gakkum Satpolairud Polresta barelang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada calon pekerja migrant Indonesia yang akan diberangkatkan ke Malaysia secara Ilegal melalui perairan belakang padang, mendapat informasi tersebut Tim melakukan penyelidikan dengan melaksanakan Patroli dengan menggunakan Boat.

BACA JUGA:  Penyuluhan Penanggulangan Terorisme, Radikalisme dan Intoleransi, Korbinmas Baharkam Polri di Polda Kepri
Polairud Polresta Barelang Gagalkan Pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia, Tekong Berusaha Kabur.
Kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK membenarkan adanya Tindak Pidana Penempatan Pekerja Migran Indonesia Illegal Tujuan Malaysia

Kemudian diseputaran perairan belakang padang sekitar pukul 20.30 Wib Tim melihat ada 1 Boat bermesin 30PK merk Yamaha melintas dengan membawa beberapa penumpang dan dilakukan pengejaran dan berhasil dilakukan penindakan hukum setelah boat tersebut di tabrakan ke hutan bakau dan diketemukan 8 orang Calon pekerja migran Indonesia yang akan berangkat ke Malaysia.

Tekong (Pelaku RM) sempat melompat dan melarikan diri dan berhasil ditangkap pada hari jumat (19/11/2021) dibelakang padang, serta 8 PMI yang menjadi korban berasal dari berbagai daerah diantaranya 2 orang dari Lombok, 2 dari banyuwangi, 1 malang, 1 Lamongan , 1 Sleman dan 1 Palembang.

Kebanyakan mereka direkrut oleh PL (pekerja lapangan) yakni salah satu agen di Surabaya yang berinisial IC, yang masih (DPO) yang bertugas mengirimkan PMI ke Batam, setelah itu di kirim kebatam dan di jemput oleh AD yang masih (DPO) di bandara dan di inapkan di salah satu Home stay yang ada di wilayah batam sebelum di bawa kebelakang padang.

BACA JUGA:  KPK Tahan Bupati Bintan Setelah Resmi Jadi Tersangka

Korban EP harus membayar uang sejumlah Rp 6.500.000 kepada AD (DPO) dan diberikan pada saat sampai di Bandara Hang Nadim Batam, Korban MA Membayar Rp 11.000.000 membayar kepada IC (DPO) dan PMI yang lainnya sudah dibayarkan oleh Calon Majikan di malaysia dan akan di potong Gaji selama 4 Bulan berturut turut kalau sudah Bekerja di tempat majikan. Pelaku RM mengaku sudah membawa Calon PMI melalui Belakang Padang 4 kali dan mendapatkan uang sebanyak Rp 100.000 Perorang.

BACA JUGA:  Polda Kepri Mengikuti Internasional Association Woman Police Ke 58 di Labuan Bajo.

Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK membenarkan adanya Tindak Pidana Penempatan Pekerja Migran Indonesia Illegal Tujuan Malaysia yang saat ini Pelaku beserta Barang bukti sudah di amankan oleh Satpolairud Polresta Barelang untuk Penyelidikan Lebih Lanjut.

Atas Perbuatannya Pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau pasal 83 UU RI No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan Ancaman pidana 10 tahun Penjara atau denda paling banyak Rp 15. 000. 000.000,00 (lima belas miliar rupiah). Ungkap Kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK.(***)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here