BerandaBisnisPerseteruan Kadin Batam dan Kepri

Perseteruan Kadin Batam dan Kepri

- Advertisement -spot_img

Opini : Henri Rahman

IMG 20210615 WA0009
HRR/ Direktur Batam Reseach Center

Perseteruan ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukgug (JR) dengan Ketua Kadin Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana (AM) memasuki babak baru yang mencengangkan, dua sahabat baik yang selalu bersama, ada pameo, dimana ada JR disitu ada AM. Bukankah Sahabat yang baik tidak akan melukai dan sahabat yang baik akan menyayangi, melindungi, dan menasihati sepanjang waktu. Tetapi hari ini drama monolog dalam perang status di group WA dimulai.

Saya mengenal AM dan JR, keduanya orang baik dengan kelebihan dan kekurangan. Mereka adakah figur sentral payungnya para pengusaha Batam sebagai penyambung lidah dunia usaha.

BACA JUGA:  Syukuran Hari Jadi Ke - 73 Polisi Wanita Republik Indonesia di Polda Kepri

Ketika JR dan AM memasuki dunia Politik, seyogyanya mereka melepaskan diri dari KADIN, tetapi keduanya orang kuat yang sulit untuk dilengserkan, dengan segala kekuatan dan keangkuhan, digenggamnya kekuatan dengan arogansi tiada batas.

Dibanding AM yang kaku dan sulit untuk diajak komunikasi. JR lebih mendengar dan menerima masukan, komunikasi saya lebih cair dengan JR karena dia lebih visioner dan cerdas dalam memetakan masalah, dia lebih menguasai aturan hukum dan birokrasi yang terukur.

Ketika hari ini mereka berseteru, publik makin yakin bahwa gejolak ini pasti tidak muncul seketika, pasti ada pemantik api permusuhan. Apakah kepentingan bisnis, kepentingan politik atau kepentingan kekuasaan, bisa saja kepentingan untuk perlindungan dua kekuatan besar dibelakangnya.

BACA JUGA:  Buntut Terbakarnya Kapal Tangkapan Bea Cukai, Polisi Amankan 4 orang.

Publik menduga, polemik ex officio adalah salah satu benih dan intrik, JR lebih mendukung keberadaan Ex officio Dengan segala kekurangannya untuk lebih disempurnakan, AM sangat kaku dan terkesan arogan dengan statemen bubarkan ex officio yang tentunya akan menambah polemik baru.

Keduanya telah menunjukkan contoh yang kurang baik bagi dunia usaha, Sebagai ketua KADIN yang notabene corongnya para pengusaha, sudah sepantasnya mereka menyelesaikan permasalahan yang bisa dibicarakan dengan kepala dingin.

BACA JUGA:  IndoBuildTech Expo 2021 Resmi Dibuka oleh Menteri PAREKRAF dan Menteri PUPR

Saya tidak menyalahkan JR secara langsung, mungkin karena ruang mediasi dan negosiasi sudah tertutup, wajar dia menyampaikan di Group whatsup, biar informasi berimbang dan publik tidak mengira ngira pokok permasalahan yang terjadi.

Gajah bertarung lawan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah, apapun yang terjadi jangan sampai merusak dunia investasi yang muaranya masyarakat kecil jadi korban, perseteruan ini menimbulkan ketidakpercayaan investor jadi menurun yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja jadi berkurang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here