BerandaHot NewsPernah Sebagai Bandar Narkoba, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Kini Jadi Tahanan KPK.

Pernah Sebagai Bandar Narkoba, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Kini Jadi Tahanan KPK.

- Advertisement -spot_img

BENEWS.CO.ID, BANJARNEGARA – Siapa tidak kenal dengan sosok Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah Budhi Sarwono. Menyadur dari Suarajawatengah.id, Budhi Sarwono diketahui pernah merasakan kehidupan yang cukup mencekam.

Pria keturunan Tionghoa ini ternyata pernah menjalankan bisnis haram, yakni sebagai bandar narkoba.

“Menurut pengakuannya, Budhi pernah menjadi seorang bandar narkoba dan pernah mati suri akibat overdosis narkoba” seperti yang dikutip dari laman Suarajawatengah.id.

BACA JUGA:  PADMA INDONESIA dan KOMPAK INDONESIA Rencanakan Aksi Di Mabes Polri dan KPK RI

Setelah memutuskan berhenti dari bisnis tersebut. Dia mencoba untuk terjun kedunia politik dan nasib baik berpihak kepadanya. Budhi dipercaya masyarakat untuk menjabat sebagai Bupati Banjarnegara periode 2017 – 2021.

Budhi Sarwono terkenal melalui aksi nyentriknya. Terakhir Bupati Banjarnegara tersebut mengaku tidak mempercayai Covid-19 dan menuduh ada permainan dalam penggunaan dana Covid-19 di Rumah sakit hingga mempelesetkan nama Luhut Panjaitan menjadi ”Luhut Penjahitan”.

BACA JUGA:  KPK OTT di Kuansing Riau, Ketua KPK : Tim Masih di Lapangan

Kini Bupati Banjarnegara tersebut kembali mengejutkan masyarakat. Bukan karena tindakan selonohnya, tetapi karena dia tersandung kasus korupsi.

Bupati yang akrab disapa Wing Chin itu kini berurusan dengan lembaga antirasuah. Setelah ditemukannya ada dugaan korupsi berupa meminta fee sebesar 10 persen atau senilai Rp2,1 Miliar, dari sejumlah perusahaan-perusahaan yang mendapatkan paket pekerjaan proyek infrastruktur dan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017-2018.

BACA JUGA:  Komitmen Kapolres Diuji Berani Tutup 5 Lokasi Judi Tembak Ikan di Belawan

Guna kepentingan penyidikan, Wing Ching akan ditahan di Rutan KPK Kavling C1. Sedangkan rekannya Kedy Afandy di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Mereka akan ditahan selama 20 hari kedepan. Terhitung dari tanggal 3 September hingga 22 September 2021.(Alf)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here