BerandaKepriAnambasPembangunan Puskesmas Mangkrak, Kontraktor Menghilang, Rekanan Kelimpungan.

Pembangunan Puskesmas Mangkrak, Kontraktor Menghilang, Rekanan Kelimpungan.

- Advertisement -spot_img

BEnews.co.id, ANAMBAS – Pembangunan puskesmas Kecamatan Siantan Selatan tak kunjung rampung, walau telah dianggarkan sejak tahun 2019, dan kembali dikerjakan tahun anggaran 2020 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019.

IMG 20210220 WA0002 1
Pekerjaan gedung Puskesmas Siantan Selatan yang terbengkalai

Proyek milliaran yang dikerjakan oleh PT.Riau Bangun Percaya, sepertinya tidak bisa dipercaya untuk bisa segera dimanfaatkan masyarakat Siantan Selatan.

Ironisnya, Keberadaan kontraktor PT.Riau Bangun Percaya (RBP) hingga kini keberadaannya tidak tampak lagi diproyek yang masih belum rampung itu.

BACA JUGA:  YLKB Pertanyakan Uang Jaminan Pemasangan Air ATB
IMG 20210220 WA0005
Instalasi listrik yang dibiarkan tergerai tanpa penyelesaian

Adi, supplayer material pasir ke proyek tersebut, kepada BEnews.co.id mengaku bingung dan resah, tentang keberadaan Perusahaan yang bertanggung jawab terhadap pembangunan Puskesmas Siantan Selatan.

“Kontraktornya tak tau kemana, pasir saya juga belum dibayar, kalau ditotal secara keseluruhan 29.360.000 rupiah, jadi saya sita AC sebanyak 10 unit,” terang Adi membuka cerita.

BACA JUGA:  Videotron Dibangun Dengan Biaya Fantastis, Tidak Berfungsi.!

Hal yang sama juga dialami oleh Aris (42 thn) warga dusun genting, desa air bini. Aris yang mengaku sebagai Sub kontraktor pengerjaan tembok pagar dan teralis serta gudang generator mengalami kerugian yang cukup besar, dan membuat dirinya pusing tujuh keliling.

“kalau ditotal secara keseluruhan, kerugian saya mencapai 560 jutaan, dan uang yang saya ambil dari Amir selaku pihak dari PT.Riau Bangun Percaya hanya kisaran 157 jutaan.” jelas Aris.

BACA JUGA:  LIVE STREAMING : Presiden Jokowi Lantik Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Panitia lelang dan Pimpro dan Pengawas Proyek belum berhasil dikonfirmasi terkait keluhan rekanan PT.Riau bangun Percaya.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pihak berwenang bersedia menjawab pertanyaan yang disampaikan , dan memilih bungkam seribu bahasa.(Ferengky Tanjung)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here