BerandaDaerahMiris, Alih Fungsi Lahan Persawahan Tanpa Izin di Tanjung Morawa

Miris, Alih Fungsi Lahan Persawahan Tanpa Izin di Tanjung Morawa

- Advertisement -spot_img

Kami juga bingung apa yang mau kami perbuat, kalau bisa bantu mengurus perizinan silahkan karena aku tadi sudah komunikasi Kepada pihak pemilik, sudah aku sampaikan katanya kalau bisa urus izin di buatkan,” kata Kasi Trantib

BENEWS.CO.ID | Deli Serdang – Bangunan Tembok Hingga Ratusan Meter dan Pengalihan Fungsi Persawahan menjadi Daratan tampak terbentang luas yang diduga tanpa Izin dari Dinas terkait.

IMG 20211018 WA0031
Lokasi Pengalihan Fungsi Persawahan menjadi Daratan tampak terbentang luas yang diduga tanpa Izin dari Dinas terkait

Dari informasi yang dihimpun, bangunan Tembok yang panjangnya hingga Ratusan meter, penimbunan lahan persawahan tidak ada satupun tampak Plang Perizinan yang berdiri di sekitar lokasi pembangunan dan penimbunan.

Bangunan Tembok besertakan Penimbunan Lahan Sawah ini berada di Dusun ll Jalan Kebun Sayur, Desa Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa,Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara

BACA JUGA:  LPPSDM DPK BKPRMI Sunggal, Galang Dana untuk Palestina dengan Konser Amal

Mirisnya jika benar Bangunan Tembok dan Alih Fungsi Persawahan ini tanpa dikenakan Izin dari Dinas terkait, maka tentu sangat merugikan Negara Republik Indonesia.

Jelas ditulis dalam UU PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 59 TAHUN 2OI9 TENTANG PENGENDALIAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH BAB III TIM TERPADU PENGENDALIAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH Pasal 4 (1) Dalam rangka Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah dibentuk Tim Terpadu Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, yang selanjutnya disebut Tim Terpadu. (2) Tim Terpadu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertugas: a. mengoordinasikan pelaksanaan verifikasi penetapan peta Lahan Sawah yang dilindungi; b. melaksanakan sinkronisasi hasil verifikasi Lahan Sawah sebagaimana dimaksud dalam huruf a; c. mengusulkan penetapan peta Lahan Sawah yang dilindungi; dan d. melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah.

BACA JUGA:  Seriuskah Pemerintahan Jokowi Membangun Kepri. ?

Ok Hendri Fadlian.K,SH salah satu yang tergabung di Perkumpulan Hukum Lingkungan Hidup Dan Pertambangan Nasional mengatakan, Sungguh sangat disayangkan sekali Jika ada pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan alih fungsi lahan Pertanian khususnya sawah ini menjadi daratan.

“Perlu kita pantau apakah mereka ada izin atau tidak untuk melakukan hal tersebut, jika memang tanpa izin berarti dapat kita laporkan dan dijerat dengan UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan khususnya yang disebutkan dalan pasal 72, 73 dan 74 dengan ancaman 5 tahun kurungan dan denda 5 milyar,” Terang Henri.

Mengenai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pihak Kecamatan Tanjung Morawa Tidak lagi bisa memberikan Rekom, seperti yang di Utarakan Supriadi selaku Kasi Trantib Dikecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Supridi selaku Trantib Kecamatan Tanjung Morawa mengaku dari pihak Kecamatan sudah tidak bisa melakukan Rekom lagi, karena Sudan melalui Pusat semua.

BACA JUGA:  PPDB Kacau, Ombudsman RI Perwakilan Sumut temui Musa

“Kami juga bingung apa yang mau kami perbuat, kalau bisa mengurus nya ke perizinan silahkan karena aku tadi sudah komunikasi Kepada pihak pemilik, sudah aku sampaikan katanya kalau bisa urus izin di buatkan,” kata Kasi Trantib menjelaskan.

Terpisah M.Aceng kurnia selaku Kasi pengaduan dan informasi layanan di Perizinan Kabupaten Deliserdang, mengaku bingung tentang IMB ini, karena sekarang menjadi ada yang namanya SIMBG , dan masalah nya itu semua masih rancu belum ada keputusan pasti dan Aplikasi, sehingga kami juga bingung”, pungkas Aceng.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola Bangunan maupun penimbunan belum dapat dijumpai oleh pihak Media pungkas, 18/10/2021 Rizky Zulianda)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here