BerandaBisnisMerger 4 Pelindo, Peran Erick Thohir dan Tangan Dingin Wamen Kartiko

Merger 4 Pelindo, Peran Erick Thohir dan Tangan Dingin Wamen Kartiko

- Advertisement -spot_img

BENEWS.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengumumkan secara resmi, menggabungkan empat BUMN pelabuhan.

16305014497533
Menteri BUMN Erick Thohir . (Photo : Ilustrasi)

Keempat BUMN pelabuhan tersebut adalah PT Pelindo I (Persero), PT Pelindo II (Persero), PT Pelindo III (Persero), dan PT Pelindo IV (Persero). peleburan ini maka akan menjadi Pelabuhan Indonesia (Persero).

Screenshot 20210901 195841
Photo : ilustrasi

Pengamat BUMN, Kiki Rizki Yoctavian ketika dimintai pendapatnya mengatakan bahwa memang itu adalah program lama dan berhasil dilakukan di masa Menteri BUMN Erick Thohir sekarang. Tak lepas juga peranan Wakil Menteri II Kartiko Wirjoatmodjo dalam menyatukan visi empat perusahaan pelabuhan itu.

BACA JUGA:  "Cembokur’ Bertopeng Politis di Isu Investasi Gibran dan Kaesang
Screenshot 20210901 195853
Photo : Salah satu pelabuhan (Photo: Ilustrasi)

“Dulu mungkin agak sulit memang menyatukan empat pelabuhan yang memiliki wilayah masing-masing. Mereka harus menghitung secara detail logistic cost, belum lagi tentang visi perusahaan yang berkaitan dengan Capex atau Belanja Modal (Capital Expenditure)”, ujar pengamat BUMN ini yang pernah menjabat sebagai Komisaris BUMN di PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk periode 2015-2020.

BACA JUGA:  PMI Batam Lakukan Donor Darah Plasma Konvalesen Untuk Pasien COVID-19

“Wamen II Pak Kartiko sukses, tentunya sesuai dengan roadmap Kementerian BUMN yang dipimpin Pak Erick Thohir. Entitas Pelindo ini berbeda-beda.

“Dan tak kalah pentingnya bisa memberi pemahaman kepada serikat karyawan pelabuhan*”, puji aktivis PENA98 ini.”Integrasi, standarisasi dan layanan serta sumber daya ini menjadi penting.

Saya pikir mereka (Pelindo) akan lebih fokus ke kluster bisnis masing-masing dari pada melakukan operasional berdasarkan wilayah. Kita hitung mereka memiliki banyak entitas, ini menjadi modal untuk fokus mengembangkan bisnis ke depan. Lalu kalau mau IPO baiknya Pelindo memilih opsi-opsi lain dulu. IPO memang berpeluang dilakukan akan tetapi coba untuk “berdikari” kalaupun akan melakukan IPO baiknya secara bertahap saja.

BACA JUGA:  Hari Raya Idul Adha 1442 H, Theo Menjamu Penghuni Rutan.

“Ini penting juga agar ada stimulus untuk karyawan dapat memiliki employee stock ownership plan (ESOP) saham”, beber Kiki secara lugas.

Pengamat BUMN (0811782765)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here