banner 728x250

KPH Madiun melakukan pelatihan Job Training Cara Penebangan Kayu Menghasilkan Kayu dengan Nilai Jual Tinggi

KPH Madiun melakukan pelatihan Job Training Cara Penebangan Kayu Menghasilkan Kayu dengan Nilai Jual Tinggi.a
KPH Madiun melakukan pelatihan Job Training Cara Penebangan Kayu bernilai tinggi
banner 468x60
Madiun | BENEWS.co.id – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun melakukan pelatihan Job Training tebangan untuk meningkatkan pemahaman bagaimana cara penebangan kayu yang benar dan menghasilkan kayu dengan nilai jual yang tinggi. Kamis (02/12/2021).

Administratur Perhutani KPH Madiun Imam Suyuti, dalam acara pelatihan Job Training yang berlangsung di petak 70B-2 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Panggung Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Dagangan, menerangkan bahwa kegiatan Job Training tebangan ini menindaklanjuti atas kebijakan Divisi Regional (Divre) Jawa Timur.

KPH Madiun melakukan pelatihan Job Training Cara Penebangan Kayu Menghasilkan Kayu dengan Nilai Jual Tinggi.a
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun melakukan pelatihan Job Training tebangan untuk meningkatkan pemahaman bagaimana cara penebangan kayu yang benar dan menghasilkan kayu dengan nilai jual yang tinggi.

Dalam kegiatan tersebut diikuti segenap manajemen Perhutani KPH Madiun, Mandor tebang, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH), Asisten Perhutani (ASPER), segenap Kepala Seksi dan segenap Wakil Administratur dalam wilayah kerja Perhutani KPH Madiun.

banner 336x280
KPH Madiun melakukan pelatihan Job Training Cara Penebangan Kayu Menghasilkan Kayu dengan Nilai Jual Tinggi.a
KPH Madiun melakukan pelatihan Job Training .

Dengan kegiatan ini diharapkan semua peserta lebih mengerti dan paham tentang teknik cara penebangan kayu dan pembagian batang (Bucking Policy), selanjutnya mampu menerapkan administrasi tata usaha hasil hutan yang benar.

“Ini dalam rangka menerapkan metode pembagian batang yang optimal yang nantinya hasil kayu yang ditebang sudah memiliki barcode akan memuat informasi hingga terdeteksi dimana posisi kayu, demi mempermudah melakukan lacak balak atau penelusuran asal kayu itu berasal dari petak mana,” ujar Imam Suyuti. Kamis (02/12/2021).

“Dengan tertibnya teknik dan administrasi produksi tebangan di lapangan diharapkan hasil produksi kita tidak berubah baik jumlah fisik, volume dan mutunya. Mulai dari pembuatan di petak tebangan sampai dengan TPK sehingga kayu cepat laku dijual untuk menambah penghasilan perusahaan,” pungkasnya. @red.

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply