BerandaDaerahKPH Madiun Hijaukan Kembali Hutan di Petak 153

KPH Madiun Hijaukan Kembali Hutan di Petak 153

- Advertisement -spot_img
Madiun | BENEWS.co.id – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan  (KPH) Madiun melakukan penanaman bersama dengan pemangku kepentingan dalam rangka menghijaukan hutan kembali di petak 153 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bulu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadirejo.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran perhutani KPH Madiun, Bupati Madiun,  Forkopimda Kabupaten Madiun, serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dalam wilayah Madiun, jum’at (26/11).

BACA JUGA:  Administratur KPH Jombang, Ungkap RKP Daun Kayu Putih, atau Minyak Kayu Putih Capai Rp. 5,8 Milyar
KPH Madiun Hijaukan Kembali Hutan di Petak 153
Penanaman bersama dengan pemangku kepentingan dalam rangka menghijaukan hutan kembali di petak 153 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bulu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadirejo.

Wakil Administratur Perhutani Madiun, Danang Samsul Arifin mengatakan bahwa penanaman tersebut dilakukan secara rutin pasca tebang habis berdasarkan Rencana Tehnik Tahunan (RTT), guna kelangsungan ekosistem tumbuhan dan sekaligus reboisasi untuk mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor dimasa yang akan datang, ujar Danang.

KPH Madiun Hijaukan Kembali Hutan di Petak 153
KPH Madiun Hijaukan Kembali Hutan di Petak 153

Danang menambahkan, bahwa penanaman pohon sudah menjadi rangkaian kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan Stakeholder terkait, sehingga hutan kita selalu terjaga kelestariannya.

BACA JUGA:  DIRUT Perhutani Serahkan Bantuan Sarpra KUPS Porang Emas kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandan Arum

Kesempatan itu, Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, sangat mendukung dan mengapresiasi perhutani yang telah melakukan penanaman. Beliau berharap agar kegiatan peananaman seperti ini perlu dilanjutkan mengingat hampir setiap tahun selalu terjadi banjir di desa Ngadirejo, kecamatan Wonoasri.

“Mumpung ini musim hujan, mari kita giat menanan pohon agar hutan kita tetap bagus, bisa mencegah terjadinya banjir dan sekaligus sebagai sumber mata air guna keberlangsungan hidup anak cucu kita dimasa yang akan datang,” ungkap Ahmad Dawami .

BACA JUGA:  Pemko Medan lakukan Pemusnahan 4.867 arsip BKDPSDM

Sementara itu perwakilan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tani Makmur, Suwondo menjelaskan bahwa kegiatan penanaman bersama seperti ini selalu kami lakukan setiap tahun mengingat pentingnya hutan bagi masyarakat sekitar @red (Kom-Pht/Mdn/EBS)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here