BerandaKepriBatamKKOP Hang Nadim Lakukan Penertiban Tambang Pasir

KKOP Hang Nadim Lakukan Penertiban Tambang Pasir

- Advertisement -spot_img

BEnews.co.id, Batam – Setelah sebelumnya menertibkan peternak liar diarea Bandara udara, Hang Nadim Batam, KKOP kembali tertibkan penambangan pasir ilegal, di tambang pasir Teluk Bakau Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Rabu (17 Februari 2021).

IMG 20210217 WA0003
Penertiban areal Bandara yang dilakukan oleh Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) bandara Hang Nadim, Masih berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, penertiban penambangan pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) bandara Hang Nadim masih berlangsung.

Operasi dan penertiban kali ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Patroli KKOP yang dilaksanakan kemarin dengan menyita beberapa puluh ekor babi yang sengaja dipelihara oleh masyarakat untuk keperluan komersial tanpa memikirkan keselamatan operasi penerbangan.

BACA JUGA:  Endang Abdullah Resmi Jadi Wakil Walikota Tanjungpinang
IMG 20210217 WA0006
Lokasi Penambangan liar yang berhasil di tertibkan Team KKOP

Kadisops Lanud Hang Nadim Mayor Lek Wardoyo menegaskan, kegiatan patroli gabungan antara Lanud Hang Nadim dan Ditpam BP Batam seperti ini akan terus dilaksanakan hingga semuanya benar-benar bersih dan tertib hingga radius 15Km dari tepi landasan.

“Sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku UU Penerbangan nomer : 01 tahun 2009. Tindakan tegas berupa penyitaan 5 unit mesin sedot pasir dan berbagai peralatan pendukung penambangan pasir liar terpaksa dilakukan kerena kegiatan penambangan pasir semakin mengancam keselamatan penerbangan,” pungkas Kadisop Lanud.

BACA JUGA:  Satresnarkoba Polres Tanjungpinang Amankan Pelaku Tindak Pidana Narkoba

Dilokasi yang sama, ditegaskan Wilem Sumanto selaku Kasi Patroli dan Pengamanan Hutan Direktorat Ditpam BP Batam, bahwa kami juga sudah melakukan himbauan berupa surat edaran yang kami layangkan beberapa kali kepada pihak pengelola.

“Titik tambang pasir ilegal di kawasan penerbangam Bandara ini lumayan banyak, sebagian sudah ditinggalkan oleh pemiliknya, namun ada juga sebagian masih beroperasi,” ucap Wilem.

BACA JUGA:  Bea Cukai Batam Berhasil Amankan Kapal Berisi Rokok dan Mikol Ilegal Senilai Rp10 Miliar.

Dikatakan Wilem, aktifitas tambang pasir kawasan tersebut sudah cukup lama dan bahkan ada beberapa tempat yang sudah menjadi kubangan dan dikhawatirkan kubangan tersebut akan menjadi ekosistem baru bagi ikan dan mengundang elang untuk berburu ikan di tempat tersebut. Keberadaan burung elang itulah yang menjadi ancaman bagi keselamatan penerbangan di Bandara Hang Nadim ini,” pungkasnya (Hendrik)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here