banner 728x250

Ketua Karang Taruna Kepri Dorong Dialog terkait Pancasila

Semakin Intens Melalui RRI Tanjungpinang

Ketua Karang Taruna Kepulauan Riau (Kepri) , Fahrul Z Ahmad
Ketua Karang Taruna Kepulauan Riau (Kepri) , Fahrul Z Ahmad
banner 468x60

Tanjungpinang | BENEWS.co.id ,- Ketua Karang Taruna Kepulauan Riau (Kepri) , Fahrul Z Ahmad mendorong agar kegiatan dialog bertemakan Pancasila digalakkan ditengah masyarakat.

Ketua Karang Taruna Kepri Dorong Dialog terkait Pancasila
Ketua Karang Taruna Kepri Dorong Dialog terkait Pancasila

Hal tersebut disampaikan olehnya usai menghadiri kegiatan dialog dengan RRI Tanjungpinang, Rabu (22/06/2022) pagi.

Menurutnya, Pancasila di era digital saat ini perlu di sosialisasikan kepada masyarakat. Khususnya diskusi – diskusi berkenaan dengan Pancasila.

banner 336x280

“Sangat baik (diskusi, red). Artinya harus lebih sering dilakukan diskusi – diskusi seperti ini” ucapnya

Fahrul melihat selama ini ruang – ruang bagi masyarakat untuk mengakses informasi berkenaan dengan materi Pancasila sangat jarang di temui saat ini.

“Menurut saya masih kurang. Seharusnya lebih intens ya. Agar kita lebih tau yang terjadi di tengah – tengah masyarakat saat ini” pungkasnya

Lebih jauh, ketua Karang Taruna Kepri ini mengingatkan, agar tidak meletakkan tanggungjawab keutuhan Pancasila kepada satu pihak saja. Tetapi harus menjadi perhatian seluruh pihak yang ada.

“Jangan hanya jadi tugas pemerintah saja. Tetapi kita semua harus terlibat sebagai agen – agen dari Pancasila ini” tutupnya

Diketahui sebelumnya, selain Fahrul Ahmad, sejumlah pemateri seperti Zulfacmi pengamat selaku pengamat IT,

Ridharman Bay Sekretaris ICMI Kota Tanjungpinang hadir membahas materi tentang tantangan Pancasila sebagai ideologi di era digital berlangsung alot di RRI Tanjungpinang, Rabu (22/6/2022).

Mereka membahas dinamika yang terjadi dalam mengimplementasikan nilai – nilai Pancasila serta tantangan yang dihadapi di tengah derasnya arus kemajuan teknologi saat ini. Termasuk penyebaran paham radikal, tindakan intoleran dan beberapa akses informasi yang mengancam keutuhan Pancasila.

Laporan : Alfon

Biro : Tanjungpinang

 

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply