Kepala desa Temburun, Akui Terpaksa Gunakan Tepi Laut Buang Sampah karena Tidak Memiliki TPA Sampah.

BEnews.co.id, ANAMBAS – Persoalan pengelolaan sampah di pulau Siantan masih belum menemui jalan keluar, hal ini terlihat dari situasi yang ada di lapangan. Dari hasil penelusuran BEnews.co.id ditemui satu lagi desa yang menjadikan tepi laut sebagai lokasi TPS sampah, yaitu desa Temburun.

Tumpukan sampah ditebing tepi laut

Sebagaimana sebelumnya pernah diberitakan benews.co.id, desa Air bini dan desa pesisir timur menjadikan tebing di tepi laut sebagai TPS sampah. Dari hasil wawancara BEnews.co.id dengan kepala desa temburun, Abdul Karim menjelaskan terpaksa menggunakan lokasi tersebut dikarenakan tidak adanya lahan untuk dijadikan sebagai TPS.

BACA JUGA:  Pembangunan Puskesmas Mangkrak, Kontraktor Menghilang, Rekanan Kelimpungan.
Kondisi tebing tepi laut dengan tumpukan sampah berserak

“Kita sudah setahun lebih menjadikan lokasi tersebut sebagai lokasi pembuangan sampah. Kita juga tidak tahu mau bagaimana lagi,kita tidak memiliki lahan yang lebih baik lagi sebagai lokasi TPS sampah,” terang Abdul karim

Keterbatasan dana untuk memiliki lahan sebagai lokasi TPS sampah menjadikan desa Temburun menjadikan lokasi yang ada sekarang menjadi TPS sampah

BACA JUGA:  Berharap Sentuhan Jokowi, Akses Jalan di Anambas

“Saya ingin membeli tanah masyarakat dengan menggunakan dana desa, terus terang saya tidak berani. Masyarakat kita juga tidak ada yang mau menghibahkan tanah untuk kita jadikan sebagai TPS sampah,tambah Abdul karim

Pelarangan pengelolaan sampah dengan cara sampah dibakar membuat timbunan sampah semakin menumpuk di lokasi TPS sampah tersebut

“Kemarin pernah ada himbauan yang melarang kita mengelola sampah dengan membakar sampah,j adi mau dibuang kemana?” tutup Abdul karim.***

BACA JUGA:  Pelantar Roboh, Walikota Tanjungpinang Perintahkan Segera Perbaiki