BerandaHot NewsKemerdekaan Pers Direndahkan, Jurnalis INAnews Alami Bullying

Kemerdekaan Pers Direndahkan, Jurnalis INAnews Alami Bullying

- Advertisement -spot_img

BEnews.co.id, Jakarta – Kabar yang beredar di media sosial menyebut jurnalis INAnews Resa Rein Lumanu meminta kontrak media kepada walikota Bitung merupakan rangkaian kabar hoax.

“Yang disayangkan adalah kenapa dalam kasus doxing dan bullying ini harus melibatkan nama pejabat sekelas Walikota dan pengamat”.

Menurut M.Helmi Romdhoni selaku Pemimpin Redaksi INAnews menjelaskan jika kabar tersebut jelas hoax dan termasuk doxing serta bullying.

“Yang beredar di media sosial jelas hoax, akun Facebook Putra Mandolokang yang menyebarkan jelas melakukan proses editing atas posting berita yang telah terbit, dan mengganti dengan judul yang menyudutkan jurnalis kami,” jelas Helmi pada minggu 23 mei 2021.

BACA JUGA:  MK Tetapkan Sidang Uji Materi UU Pers Rabu Pekan Depan

Tambah Helmi , kemerdekaan pers direndahkan secara tidak langsung , dan masih ada oknum tertentu yang ingin menyudutkan dan menjatuhkan profesi jurnalis.

“Yang disayangkan adalah kenapa dalam kasus doxing dan bullying ini kenapa harus melibatkan nama pejabat sekelas Walikota dan pengamat sebagai narasumber pemberitaan, dan motif penyebaran berita hoax ini jelas ingin menjatuhkan profesi jurnalis secara politis ,” ucap Helmi.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Bangkitkan Kesadaran Masyarakat Akan Sejarah dan Budaya

Untuk diketahui nama Walikota Bitung dan Wakilnya yakni Mauritz Mantiri dan Hengky Honandar dilibatkan dalam proses bullying di media sosial oleh akun Putra Mandolokang.

Helmi jelaskan jika INAnews beserta wartawannya hanya melaksanakan kegiatan jurnalistik sesuai kaidah yang berlaku, yakni UU Pers, kode etik jurnalistik, dan pedoman media siber atas dasar kebenaran dan keadilan.

“Kami INAnews, tidak pernah terlibat dalam politik praktis dan kegiatan-kegiatan turunannya. Tindakan doxing yang dialami Resa adalah upaya-upaya mengganggu kerja jurnalistik,” pungkas Helmi Romdhoni.

BACA JUGA:  Program Rehabilitasi Warga Binaan LP Kelas IIA Binjai Berakhir, Diharapkan menjadi menjadi Agen Perubahan

Dalam kasus ini Helmi juga memberikan apresiasi kepada Polres Kota Bitung yang sudah menerima Laporan Pengaduan pada sabtu 23 mei 2021,dengan nomor STTLP/B/386/V/2021/SPKT/RES-BTG POLDA SULUT.

“Saya apresiasi kepada Polres Bitung yang sudah menerima Laporan Pengaduannya, dan saya meminta Polres Bitung konsisten dan konsekuen untuk menangani kasus ini sampai tuntas, sebagai aplikasi dari program PRESISI POLRI,” tutup Helmi.***

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here