BerandaHot NewsKader Demokrat Kepri Ingatkan, Jangan Bermain Api, Terbakar…!

Kader Demokrat Kepri Ingatkan, Jangan Bermain Api, Terbakar…!

- Advertisement -spot_img

BEnews.co.id, KEPULAUAN RIAU – Pepatah bijak mengatakan, “Jangan bermain api, terbakar…! Kesetiaan ditakar disaat ujian begitu kencang bertubi-tubi, namun hanya penghianat dan pribadi tak bermartabatlah yang justru memanfaatkan situasi, demi ambisi birahi sesat yang sesaat.

IMG 20210303 WA0008
Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai Demokrat . SBY

“Mungkin Pak SBY punya segunung kesabaran, namun saya ngak percaya kader punya setumpuk kesabaran,” Kata Ir.Hotman Hutapea membuka obrolan mengomentari perilaku segelintir oknum kader yang melakukan kegiatan inkonstitusional yang merugikan Partai Demokrat.

“Kita khawatir, kader hanya punya sebukit emosi,” ! Tambahnya mengomentari serangan yang dilakukan “oknum-oknum yang mengaku sebagai kader Partai Demokrat.

Jangan serang Pak SBY, karena keputusan partai itu mutlak, kita harus ingat pak SBY itu 10 tahun menjadi Presiden Republik Indonesia. “Saya yakin beliau punya catatan sisi jelek dari kita, namun beliau tidak pernah membuka ke media. Sudahlah, jangan mempermalukan diri sendiri, kita sama-sama kader lama di demokrat ini dan tau lah membedakan mana berlian mana perak, untung pak SBY selalu mendoktrin kader jangan sekali kali menyerang pribadi lawan politikmu, kalau kita saling buka borok kan makin rame, nanti bisa malu,” Dengan tegas Hotman menyampaikan sikapnya, mengomentari berbagai manufer yang dilakukan segelintir Oknum yang mengaku sebagai Kader Partai Demokrat.

BACA JUGA:  Diteror, dan Mendapat Ancaman Pembunuhan, PWI Sumut Bentuk Tim Advokasi Hukum
IMG 20210303 WA0009
SBY saya yakini memiliki segunung kesabaran, tapi tidak yakin, kader memiliki setumpuk kesabaran : Ir.Hotman Hutapea

Kalau dia kader partai demokrat, pasti tau hal-hal yg mendasar di partai demokrat, kecuali demi kepentingan politiknya, mengarang cerita sendiri, tentu untuk tujuan dan kepentingannya sendiri,” tambahnya.

Partai Demokrat di deklarasi pada tanggal 9 – 9 ( November ) 2001, dengan 99 deklarator. Alasan kenapa tanggal tersebut, karena pak SBY lahir pada tgl 9 – 9 – 1949, jelas sekali makna yang terukir dalam sejarah berdirinya Partai Demokrat.

BACA JUGA:  Nek Penuh Suku Laut dari Pulau Bertam. Sekujur Kulit Tubuhnya Melepuh Terkelupas, Akhirnya dirujuk ke RSBP Batam

Siapa yang mengusulkan nama Partai Demokrat ? jawabnya adalah SBY, karena pak Vence Rumangkang awalnya mengusulkan nama Partai Nasionalis Bersatu, tapi SBY menegaskan nama Partai Demokrat.

Siapa yg menyusun Manivesto partai demokrat ? semua tahu, jawabnya SBY

Siapa yg merancang Lambang, Mars, Bendera ? Tidak ada yang membantah, SBY, Semua secara jelas dan terang terukir dalam sejarah berdirinya Partai Demokrat.

“Kalau tidak punya pengetahuan tentang sejarah partai demokrat, sebaiknya jangan menunjukkan kebodohan, dengan berkoar-koar melalui Media,” Imbuhnya.

Horman dengan tegas dan lugas tidak mampu menyembunyikan kegusarannya dengan perilaku yang dipertontonkan Kader yang sudah dengan tegas dengan keputusan DPP Partai Demokrat.

Sudahlah, buat aja partai baru, jangan ganggu kami, karena besar kecilnya partai ini biar kami yg urus.

BACA JUGA:  Resmikan Gedung Humas Baru, Begini Pesan Kapolri

“Mengurus partai itu memang berat, kalian ngak akan kuat biar kami saja” Pungkasnya.

Dikatakan Hotman, ” kami juga punya Ketua Umum AHY yang kami yakini mempunyai kekuatan membesarkan partai demokrat, berdasarkan keyakinan itu kami sepakat untuk memilih beliau secara aklamasi dalam kongres,

“Masa itu aja ngak faham ? Mengaku sebagai politikus senior..! Ingat hanya instruksi ketum yg kami ikuti,” ujarnya lantang.

Pesan kami dari Kader Partai Demokrat, jangan ganggu pak SBY. Karena beliau menjaga keutuhan partai, minimal kader partai demokrat di seluruh Indonesia, tetap setia kepada beliau dan kami tetap berdoa buat beliau agar beliau tetap sabar,” tambahnya.

Perlu kami ingatkan, kadang semut itu menggigit bukan karena kekuatan semut namun karena mungkin dia terinjak, atau diinjak,” katanya memberi ilustrasi. (PoelMato)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here