banner 728x250

Gubernur Dukung Penuh Pengusutan “Dugaan” Keterlibatan Walpri dalam Kasus Shabu

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kepulauan Riau. Hasan.S.Sos.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kepulauan Riau. Hasan.S.Sos.
banner 468x60
Kepri | BENEWS.co.id – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dukung penuh pengusutan dugaan keterlibatan oknum walpri yang disebut sebut diamankan satuan narkoba Polres Tanjung pinang.  Menyikapi Pemberitaan tentang penangkapan tiga pria dengan dugaan kepemilikan Narkotika Jenis Sabu oleh Satuan Narkoba Polres Tanjung Pinang, cukup mengagetkan dan ramai tersebar di group media dan WA Group.Senin ( 31/1)
Gubernur Dukung Penuh Pengusutan "Dugaan" Keterlibatan Walpri dalam Kasus Shabu
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kepulauan Riau (Kepri), Hasan membantah jika tiga orang yang diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang adalah pengawal pribadi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Informasi yang beredar tentang dugaan keterlibatan oknum Pengawal Gubernur Kepri (Walpri) dibenarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Hasan.S.Sos. dihubungi melalui sambungan WhatsApp (WA) Hasan.S.Sos.  yang dekat dengan kalangan wartawan ini meluruskan informasi yang beredar.

banner 336x280

“Pemberitaan yang menyebutkan ketiga oknum yang diamankan aparat Sat Narkoba itu adalah Pengawal Pribadi Gubernur Kepri tidak benar, dan perlu saya tegaskan, pak Gubernur mengapresiasi kinerja kepolisian dan mendukung penuh,” Tegas Hasan.

“Gubernur mendukung penuh pengusutan dugaan penyalah gunaan kepemilikan Narkotika jenis sabu yang disebut melibatkan salah seorang yang diamankan adalah benar merupakan Oknum pengawal gubernur,” Kata Hasan melalui sambungan telepon.

Lebih lanju Hasan menegaskan, Pemberitaan yang menyebut ketiga orang yang diamankan adalah merupakan Walpri pak Gubernur itu tidak benar, dan bapak gubernur mendukung penuh pengusutan yang sedang dilakukan Polda Kepri,” tegas Hasan mengklarifikasi.

“Banyak telepon dan massage yang masuk ke gubernur dan humas Kepri, sebaiknya bersabar dulu, di “cross chek” kebenaran beritanya. Jangan jadi kemana mana, biarkan pihak kepolisian dan aparat terkait melaksanakan tugasnya,” pungkas Hasan.

Mengutif pemberitaan yang dimuat berita online Beritaline.com yang tersebar di group WA, Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang tangkap tiga orang pria. Mereka ditangkap atas dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu.

Tiga orang tersebut masig-masing berinisial M, ARG, DTP.

Informasinya, satu dari tiga orang yang diamankan itu diduga pengawal pribadi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

“Ya memang sudah diamankan dengan barang bukti 10 kg sabu dan saat ini sudah dibawa ke Direktorat Narkoba Polda Kepri,” ujar Harry.

Saat ini sudah dilimpahkan ke Polda Kepri beserta 10 kg sabu sudah diamankan,” tutup Harry Goldenhard.(***)

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply