BerandaBisnisGubernur Ansar Meresmikan LPK Bintan Cakrawala di Auditorium Wisma PT. Bintan Inti...

Gubernur Ansar Meresmikan LPK Bintan Cakrawala di Auditorium Wisma PT. Bintan Inti Industrial Estate Lobam.

- Advertisement -spot_img

BENEWS.CO.ID | Tanjungpinang – Perlahan namun pasti, Visi-Misi Kepulauan Riau Tahun 2021-2026 mulai menggeliat menunjukkan arah nyata, setelah Pandemi COVID -19 Mulai melandai.

FB IMG 1634651720467
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad sangat mendukung diresmikannya Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bintan Cakrawala

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad sangat mendukung diresmikannya Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bintan Cakrawala dan mengapresiasi penyelenggaraan program pelatihan berbasis 3 in 1 sektor pengelasan.

FB IMG 1634651597657
Dengan adanya LPK, program pelatihan dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan sumber daya manusia industri Kepri ” Gubernur Kepri : Ansar Ahmad.SE.MM.

Hal ini sejalan dengan program pengembangan SDM Industri dari Kementerian Perindustrian RI melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad Tegaskan Pelaksanaan "Travel Bubble" Tetap Berjalan

“Dengan adanya LPK, program pelatihan dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan sumber daya manusia industri Kepri, Ini merupakan program positif dalam usaha kita mempersiapkan SDM kedepannya, agar memiliki daya saing yang baik dan terampil tentunya,” ujar Gubernur Ansar saat meresmikan LPK Bintan Cakrawala di Auditorium Wisma PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam, Kabupaten Bintan, Selasa (19/10).

BACA JUGA:  Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad optimis Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Kepri akan dimulai 1 Oktober 2021

Menurut Gubernur, ini menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung Visi-Misi Kepulauan Riau Tahun 2021-2026.

Dengan Visi Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya dan Misi ke 2 dari 5 Misi utama yaitu Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, Sehat dan Berdaya Saing dengan Berbasiskan Iman dan Taqwa.

Dalam laporannya, GM PT. BIIE Aditya Laksmana mengatakan telah meneken MoU bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian RI terkait penyelenggaraan pelatihan berbasis 3 in 1 sektor pengelasan.

BACA JUGA:  Walikota Batam Diduga Gunakan Ijasah Palsu.

Lebih lanjut, Aditya menerangkan melalui program ini, para peserta mengikuti pelatihan selama 14 hari sebelum mengikuti sertifikasi BNSP. Program pelatihan ini akan diikuti oleh 100 orang peserta. Pelatihan sendiri dibagi dalam 5 angkatan, masing-masing sebanyak 20 peserta.(***)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here