banner 728x250

Gerakkan Organisasi Marga Siraja Naipospos Untuk Bedah Rumah, Aipda Dohar Sibagariang : “Ini misi kemanusiaan”.

banner 468x60

BeNews.co.id, TANJUNGPINANG,- Tulus Situmeang dan Boru Panjaitan bisa sedikit bernafas lega. Pasangan keluarga yang merupakan warga jalan Sultan Mahmud, , gang Tumu nomor 15 , Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, kini dapat menjalani hidup dengan layak. Berbeda 180 ° dibandingkan hari – hari sebelumnya.

banner 336x280

Pasalnya, sebelum mendapatkan perhatian, Tulus dan keluarga harus hidup dengan penuh kewaspadaan. Atap rumah dan dinding yang dahulu melindungi mereka dari panas dan hujan, dan ancaman hewan liar lainnya.

Pengerjaan dinding rumah

Kesehariannya, Tulus bekerja sebagai tukang ojek untuk antar jemput anak sekolah. Akan tetapi karena adanya wabah Covid-19 yang melanda, sumber mata pencahariannya harus menghilang. Hal tersebut dikarenakan kegiatan belajar tatap muka di Sekolah yang digantikan dengan proses pembelajaran daring yang sudah berlangsung cukup lama.

Padahal Tulus dan istrinya memiliki tanggungan keluarga yaitu 3 orang anak yang masih kecil dan perlu perhatian khusus. Disisi lain, Tulus memiliki 1 unit rumah warisan dari peninggalan orangtuanya dan rumah tersebut pun sudah hampir roboh dan sudah tidak layak huni. Terlebih memasuki musim hujan, keluarga Tulus sering di guyur hujan didalam rumahnya sendiri. Tidak hanya sampai disitu, Tulus juga harus rutin membayar sewa atas tanah yang ditempatinya beserta keluarga

Hal tersebut pula yang menyebabkan Tulus tidak bisa mengusulkan program bedah rumah dari pemerintah.

Melihat kondisi yang cukup memprihatinkan, personil polisi yang sehari-hari bertugas di Bahmin Polres Tanjungpinang, Aipda Dohar Sibagariang yang juga merupakan wakil ketua dari pengurus Organisasi Marga Siraja Naipospos Tanjungpinang menggerakkan penggalangan dana untuk meringankan sedikit beban dari keluarga tersebut.

“Sebelum menginisiasi penggalangan dana, saya terlebih dahulu berkomunikasi dan koordinasi dengan B Marbun yang merupakan ketua Organisasi” ucap Dohar.

Setelah tahap perencanaan dan sasaran kegiatan tersebut telah matang, Dohar beserta pengurus melakukan penggalangan dana. Hingga saat ini, dana telah terkumpul sebesar Rp.13.840.000,00,- (tiga belas juta delapan ratus empat puluh ribu rupiah) yang merupakan hasil kekompakan marga Naipospos Boru – Bere – Ibabere wilayah Tanjungpinang.

“Mudah – mudahan, pekerajaan tersebut dapat rampung sebelum hari besar umat Kristiani yakni Natal, sehingga keluarga Tulus dapat merayakan momen tersebut sebagaimana keluarga lainnya” tambahnya.

Gerakan spontanitas yang diprakarsai oleh dirinya telah mendapatkan dukungan penuh dari perkumpulan marga Naipospos. Sehingga Dohar mengucapkan rasa terimakasih atas support dari kelompok marga Naipospos Tanjungpinang. Dohar berharap apa yang dilakukan olehnya dapat menjadi tauladan bagi sesama, khususnya dalam membantu sesama yang tengah kesulitan.

“Ini misi kemanusiaan, tidak ada alasan untuk kita menunda-nunda dalam mengulurkan tangan” tutup Dohar.
(Alfonsius Simanungkalit)

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply