BerandaHot NewsEDAN..!Anak di Bawah Umur Menjadi Korban Nafsu Bejad Oknum Lurah dan Guru...

EDAN..!Anak di Bawah Umur Menjadi Korban Nafsu Bejad Oknum Lurah dan Guru di Tanjungpinang.

- Advertisement -spot_img

BEnews.co.id, TANJUNGPINANG. – Polres Tanjungpinang ungkap kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh oknum lurah dan oknum guru di Tanjungpinang.

Polres Tanjungpinang berhasil mengungkap kasus pencabulan anak dibawah umur yg dilakukan oknum lurah dan guru

Dari Konferensi Pers yang dilakukan di Mapolres Tanjungpinang pada Sabtu (29/5/2021) pagi, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando mengatakan, oknum lurah di Tanjungpinang berinisial ER telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur. Dimana ER yang merupakan keponakan dari korban berinisial NA (13) sudah mengalami pelecehan seksual dari tersangka ER sebanyak 15 kali.

“Tindakan tersebut terkahir kali dilakukan pada April 2020 kemarin. Dan sudah terjadi sebanyak 15 kali dari penuturan pihak korban” ucap Kapolres Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Polda Kepri Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Pembunuhan

Kejadian ini bermula saat NA mengalami pelecehan yang sebelumnya dilakukan oleh pelaku lainnya berinisial RZI yang merupakan oknum guru agama. Dimana atas tindakan RZI, korban melaporkannya kepada ER yang merupakan keluarga korban.

Bukannya mendapatkan perlindungan, ER justru mengikuti jejak oknum guru tersebut untuk melakukan tindakan asusila kepada keponakannya itu sendiri dan berlangsung cukup lama.

Pengungkapan kasus ini bermula saat istri tersangka melihat pesan singkat dari handphone korban. Dimana ER mengirim pesan tidak senonoh kepada korban. Menyikapi hal itu, istri tersangka menanyakannya langsung kepada NA dan akhirnya korban menceritakan kejadian sebenarnya kepada istri tersangka. Atas informasi tersebut akhirnya pihak keluarga melaporkan oknum lurah tersebut ke Polres Tanjungpinang. Selanjutnya setelah melakukan pengembangan, diketahui ternyata ada beberapa pihak lain lagi yang turut melakukan tindakan tidak manusiawi ini.

BACA JUGA:  Sirajudin Desak Pemprop Percepat Vaksinasi Masyarakat Umum

“Kita lakukan pengembangan, ternyata bukan hanya ER ini yang melakukan tindakan asusila kepada korban, ternyata ada 2 pihak lain lagi yang saat ini satu diantaranya sudah kita tangkap yakni RZI yang merupakan oknum guru dan satu lagi dalam proses pengembangan” pungkas Fernando.

Sementara itu, oknum lurah tersebut mengaku hanya melakukan tindakan pencabulan tersebut tidak sampai 15 kali.
“Saya melakukannya hanya 4 kali” sebutnya.

BACA JUGA:  LPPSDM DPK BKPRMI Sunggal, Galang Dana untuk Palestina dengan Konser Amal

Selanjutnya ER dalam kesempatan meminta maaf kepada seluruh pihak atas perbuatannya itu kepada korban yang merupakan keponakannya itu sendiri. ” Saya sangat menyesal, minta mohon minta maaf” ucapnya dengan kepala tertunduk lesu.

Oknum lurah dan oknum guru di Tanjungpinang kini akan menghadapi hukum. Mereka dijerat dengan UU Nomor 17 Tahun 2016 pasal 82 ayat (1). Dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 5 Miliar.

Alosius surya

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here