banner 728x250

Cekik dan Aniaya Ibu Kandung, Polsek Tanjung Beringin Ciduk Faisal

Cekik dan aniaya ibu kandung, Polsek Tanjung beringin Ciduk faisal
Ilustrasi
banner 468x60
SERDANG BEDAGAI |BENEWS.co.id – Faisal (26) diciduk personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin dari lokasi tongkrongannya di pinggir jalan Dusun V, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kamis 23/12/2021.

Pelaku penganiaya yang tega cekik ibu kandungnya,  ditangkap lantaran dilaporkan ibu kandungnya, Darliah (63) warga Dusun V Desa Pekan Tanjung Beringin, Kec. Tanjung Beringin Kab. ,Serdang Bedagai, sesuai Laporan Polisi Nomor : 48 / XII / 2021 / SPKT / POLSEK TANJUNG BERINGIN / POLRES SERDANG BEDAGAI, Tanggal 22 Desember 2021.

Pelaku Fai (26)  cekik dan aniaya ibu kandungnya

Informasi yang dihimpun wartawan, Faisal diduga melakukan penganiayaan terhadap ibunya yang sudah tua lantaran tak senang ditegur orang tuanya tersebut.

banner 336x280

Kapolsek Tanjung Beringin Iptu Tobat Sihombing kepada wartawan mengungkapkan kronologis kejadiannya pada hari Rabu tanggal 22 Desember 2021 sekira pukul 16.30 WIB.

Pelaku tiba tiba datang dari dapur dan mengatakan kepada kakak kandungnya (Latifah Anum) kau kerja di Warung 75 aja, kemudian ibunya marah dan memukul bahu sebelah kanannya.

Kemudian, kata Kapolsek lagi, pelaku (Faisal) membalas dengan mencekik leher ibunya dan menolak badannya sehingga jatuh terlentang yang mengakibatkan kepala bagian belakang bengkak dikarenakan terbentur lantai rumah, ungkap Tobat.

Selanjutnya korban membuat Pengaduan ke Polsek Tanjung Beringin agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

Tanpa membuang waktu, personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin dipimpin Kanit Reskrim IPDA Qory O Siregar dibantu anggotanya menciduk tersangka pelaku sewaktu sedang nongkrong di lokasi penangkapan.

” Tersangka diduga melakukan penganiayaan dan dijerat Pasal 351 Ayat 1 KUHPidana,” pungkas Kapolsek Tanjung Beringin, IPTU Tobat Sihombing. (Rizky Zulianda)

banner 336x280
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.