banner 728x250

Bea Cukai Batam Ungkap Tindak Pidana Pencucian Uang

Penyeludupan Rokok Impor Ilegal Gunakan High Speed Craft

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani
Askolani. Direktur Jenderal Bea dan Cukai,
banner 120x600
banner 468x60

BATAM – BENEWS.co.id – Jalankan fungsi pengawasan dalam mencegah masuknya barang-barang ilegal dan berbahaya ke daerah pabean Indonesia, Bea Cukai bekerja sama dengan aparat penegak hukum (APH) lainnya berhasil mengungkap tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam aksi penyelundupan rokok impor ilegal menggunakan high speed crafts(HSC) di Perairan Batam, Kepulauan Riau.(23/9/2022)

Dalam aksi penyelundupan rokok impor ilegal menggunakan high speed crafts (HSC) di Perairan Batam, Kepulauan Riau.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani menjelaskan kasus tersebut terungkap saat Bea Cukai menggelar Operasi Laut Terpadu Jaring Sriwijaya Bea Cukai pada Oktober 2020.

banner 336x280

Baca juga : Bea Cukai Batam, Kembali Amankan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Petugas patroli laut Bea Cukai menindak kapal layar motor (KLM) Pratama yang mengangkutsekitar 51.400.000 batang rokok impor ilegal merek Luffman yang dibawa dari Vietnam menuju Perairan Berakit, Kepulauan Riau, Indonesia. 

Bea Cukai melalui Satgas TPPU Bea Cukai Berkoordinasi dengan PPATK, Direktorat Jenderal Pajak, Kejaksaan, Bais TNI, Polisi Militer, TNIAD, dan instansi terkait lainnya melakukan pengembangan penyidikan

Para pelaku diketahui melakukan pembongkaran muatan di tengah laut (ship to ship), dan memindahkan muatan ke beberapa HSC yang rencananya akan dibawa ke beberapa lokasi di wilayah Pesisir Timur Sumatra.

Baca juga : Ngeri, Bea Cukai Batam Gempur Rokok Ilegal

“Dari hasil penyidikan yang dilakukan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau terhadap penyelundupan rokok impor ilegal tersebut, Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun dan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang telah menetapkan lima belas orang tersangka yang terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pasal 102 huruf (a) dan/atau Pasal 102 huruf (b) U Kepabeanan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde),” ujarnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan