BerandaHot NewsMembaca Karya-Karya Sastra dengan "Seri Pantai dan Seri Gunung" (Aliran Mazhab Riau)

Membaca Karya-Karya Sastra dengan “Seri Pantai dan Seri Gunung” (Aliran Mazhab Riau)

- Advertisement -spot_img
MEGAT ALANG DI LAUT.
Malik Hamzah-Penyengat Kepulauan Riau
Jadilah aku seorang malang, mengejar bayang di gelap malam seperti beting pasir yang ingin berendam di debur pasang, padahal air kian surut.

 kadang-kadang timbul hasrat bergelora hendak memberikan nama yang gagah dan megah pada kemalangan itu..
 tapi semua nama yang ku temui cuma mempunyai satu erti saja yaitu dukacita…
 seperti warna langit musim kemarau, biru-biru dukacita berubah menjadi molek oleh kerling air laut yang pasang penuh…
 dukacita senantiasa menjadi sesuatu yang indah setelah hanyut ke masa lampau…
 tapi dukacita ku tak pernah menjadi masa lampau…
 diburunya aku terus menerus dari hari ke hari…
 sekarang laut itu sudah kering kerontang…
 berisikan beting dan karang.
FB IMG 1622860358375

Sumber : Koleksi dan Karya Raja Malik Hamzah-Penyengat, Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Kepala Desa Hadang Ambulans Milik RSUD Palmatak, Saat Mengevakuasi Pasien Covid-19
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Logo
https://youtu.be/Mu0GJXRRicY
Stay Connected
Must Read
- Advertisement -Iklan
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here